puisi cinta

”Aroma Itu.. Dia pasti Kekasihku”

Tertegun aku. Kuhentikan sejenak tatapku pada kekasihku.
Kemudian berdiri mencoba menyelidiki sesuatu dengan tatapanku.
“Aroma itu” Gumamku. Sebuah wangi…

”Rindu”

Di sekelip cemasku yang mendalam Terselip kerinduan yang mendalam Pada gelisahku yang kian gusar Cemburu di hatiku mulai terbakar Cemas dengan ketiadaanmu Rindu…

”Pengorbananku”

Beribu cinta datang padaku, beribu penolakan kuberikan Beribu harapanku padamu, namun belum jua tersapa salamku padamu Belum berpihak jua cintamu padaku Samudra…

”Kembang Ungu”

Kembang Ayu yang tumbuh di tengah rimbunnya dedaunan. Saat ku menyeruak diantara belukar yang tak rela kuncupmu mengembang , seakan kelopak indahmu terbelenggu… Sungguh…

”Hati Yang Menjerit..”

malam ini terasa hening tak satupun yg mnemani membayangkan wajah yg tak pernah bisa kuu lupaa.. malam ini akuu sendiri gelap malam terasa mencekam namun tak pernah…

Advertisements

About reziaufa

kumjaha nyaaa
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s